JM Hot News - шаблон joomla Окна
  • Boerka
    Kambing Pedaging Unggul
  • Integrasi Sawit dan Rumput Stenotaphrum Secundatum

Stenotaphrum secundatum merupakan tumbuhan yang tumbuh baik pada intensitas cahaya rendah/toleran naungan, sangat cepat berkembang dan tumbuh cepat.  Tumbuhan ini memiliki rhizoma dan stolon yang padat, memiliki perarakan sangat kuat, mampu berkompetisi dengan gulma, tahan pengembalaan berat, toleran pada tingkat naungan sampai 75%.

Produktivitas S.Secundatum berkisar antara 17,0-41,0 ton/ha/tahun (bahan segar) atauu 2,2-6,1 ton/ha/tahun. Dapat menjadi pilihan dalam pengembangan integrasi ternak dengan tanaman perkebunan (karet/kelapa sawit).

Materi tanam S.Secundatum berupa sobekan (pols). Produktivitas tersebut dicapai pada penanaman dengan jarak tanam 50x50 cm antar dan di dalam baris, dibutuhkan materi tanam sebanyak 40.000 pols per ha.

Kandungan nutrisi S.Secundatum baik untuk mendukung produksi ternak dan disukai (palatable). Protein kasar S.secundatum sekitar 8,6 %, cukup untuk memenuhi kebutuhan minimal bagi mikroba untuk proses fermentasi dalam rumen. Serat dan bahan organik merupakan sumber energi bagi produksi ternak. Tingkat kecernaan nutrien relatif tinggi untuk mendukung produksi ternak ruminansia.