JM Hot News - шаблон joomla Окна

Sesuai anjuran badan litbang kementan. Lolit kambing melaksanakan Bimbingan teknis budidaya ternak kambing boerka pada tanggal 19 juli 2021. Bimbingan dilaksanakan secara virtual.Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk memenuhi target peserta diseminasi yang ditugaskan kepada lolit kambing sebanyak 1600. selanjutnya, bimbingan teknis ini dilaksanakan guna untuk menghilirisasi teknologi yang telah di hasilkan di lolit kambing terutama teknologi kambing Boerka Galaksi Agrinak.

Kegiatan ini diikuti oleh banyak elemen, seperti mahasiswa, dosen, peneliti, pengusaha ternak dan tentunya para peternak. Jumlah peserta bimtek berdasarkan jumlah yang mendaftar sebanyak 726 orang sedangkan yang mengisi daftar hadir sebanyak 480 orang.Kegiatan ini dilakukan secara on line virtual. Dimana para peserta terdiri dari hampir dari seluruh pulau di indonesia dari aceh hingga sulawesi.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemutaran profile lolit kambing, dimana lolit kambing merupakan salah satu  UPT penelitian kementan yang memiliki tugas pokok dan fungsi melaksanakan penelitian, penciptaaan terkait kambing pedanging beserta faktor pendukungnya. Seperti teknologi pakan, teknologi reproduksi.dll

            Selanjutnya pembukaan oleh ibu ivoni selaku protokol acara, kemudian kata sambutan dari ibu Dr Ir. Fera Mahmilia selaku kepala lolit kambing.dalam sambutannya beliau banyak mengucapkan terima kasih kepada seluruh crew yang bertugas atas suksesnya kegiatan bimtek ini, ucapan terima kasih juga kepada para peserta yang telah ikut berkontribusi dalam mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan selanjutnya adalah paparan materi bimtek yang di moderatori oleh bapak Muhammad Syawal. Dimana pemateri yang pertama di sajikan oleh ibu Dr.Ir. Fera Mamilia dengan tema materi Budidaya kambing Boerka. Dalam materinya di sampaikan bahwa perakitan sampai terbentuknya  kambing Boerka memakan waktu cukup lama. Dimana tetua yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pejantan kambing Boer dengan Induk Kambing kacang. Beliau juga menyampaikan bahwa keunggulan kambing Boerka ini yakni dari segi bobot badanya yang lebih bagus dari tetuanya (kacang) dan cukup adaptif seperti kambing kacang.

Pemateri berikutnya yaitu bapak drh Anwar. Dimana dalam paparanya. Disampaikan bahwa dalam beternak kambing pencegahan penyakit lebih utama dibanding mengobati. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa kambing boerka belum ada ditemui penyakit yang serius dan menular. Namun harus tetap jaga kebersihan kandang dan lingkungan kambing agar tidak mudah terserang penyakit paparnya.

Diakhir sesi dibuka waktu untuk tanya jawab dan diskusi, dimana jumlah pertanyaan dari peserta bimtek cukup banyak yaitu sebanyak  28 pertanyaan melalui chat room. Selanjutnya acara ditutup oleh protokol oleh ibu ivoni.

 

 

Narator dan editor :

Syawal Hasibuan